Bisnis, Kesehatan, Otomotif, Properti, Teknologi, Tips Trik, Travelling, Uncategorized

Geliat, Prospek, Dan Tantangan Industri Otomotif Indonesia

Ia menjelaskan saat ini dunia otomotif sedang mengalami tren perubahan dari kendaraan bertenaga bahan bakar minyak ke listrik. Dalam jangka panjang, Pemerintah ingin mengubah Indonesia menjadi sebuah negara pemanufaktur mobil yang independen yang memproduksi unit-unit mobil yang seluruh komponennya dimanufaktur di Indonesia. Per 2017 kapasitas total produksi terpasang mobil di Indonesia adalah 2 . 2 juta unit per tahun. Namun, pemanfaatan kapasitas tersebut diperkirakan turun menjadi 55 persen pada tahun 2017 karena perluasan kapasitas produksi mobil dalam negeri tidak sejalan dengan pertumbuhan permintaan domestik dan asing untuk mobil buatan Indonesia.

Toh, tidak ada kekhawatiran besar tentang situasi ini karena permintaan pasar domestik untuk mobil memiliki banyak ruang untuk pertumbuhan dalam beberapa dekade ke depan dengan kepemilikan mobil per kapita Indonesia masih pada tingkat yang sangat rendah. Melihat sederet angka di atas, agaknya tak berlebihan untuk menyebut industri otomotif nasional tengah mengalami pertumbuhan yang menjanjikan. Ini artinya, industri otomotif nasional bisa dikatakan memiliki potensi masa depan gemilang.

Selain pertumbuhan ekonomi di atas lima persen dan meningkatnya jumlah kelas menengah, gencarnya pembangunan jalan tol berbayar dan jalan umum diyakini akan kian mendongkrak penjualan kendaraan bermotor di masa depan. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Vijay Rao, Automotive and Transportation Practice Frost & Sullivan, yang menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu perkembangan otomotif terbesar di ASEAN setelah Thailand. Frost & Sullivan memprediksi Indonesia akan menjadi pasar otomotif terbesar di ASEAN pada 2019 dengan total kendaraan mencapai 2, 3 juta.

Bukan tidak mungkin, nantinya Indonesia juga menjadi basis produksi kendaraan bermotor terbesar di Asia Tenggara. Direktur Corporate and External Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), I Made Dana Tangkas menjelaskan nantinya pusat pasar otomotif ASEAN akan beralih ke Indonesia. Menurutnya, bukan suatu hal yang mustahil jika nantinya sentra industri otomotif di Asia Tenggara akan berpusat di tanah air ini.

Perkembangan ini dipicu oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil, peningkatan kelas menengah dan peningkatan investasi sektor otomotif serta pemberlakuan regulasi otomotif yang mendukung pertumbuhan pasar. Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan, mengatakan, produksi dan penjualan otomotif nasional sejak 2013 sampai 2018 telah mencapai rata-rata di atas 1, 2 juta unit/tahun.

Tak sedikit industri komponen lokal yang ikut bertumbuh seiring dengan adanya peningkatan produksi tersebut. Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan industri otomotif nasional terus berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia. Dari tahun ke tahun, kontribusi industri otomotif baik roda dua maupun roda empat selalu memberikan nilai tambah bagi produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Sementara itu, Presiden Jokowi juga telah menandatangani peraturan presiden (Perpres) tentang percepatan pengembangan kendaraan bermotor listrik atau mobil listrik. Dimana, melalui aturan baru tersebut, pemerintah ingin mendorong industri otomotif, dengan membangun industri mobil listrik di Indonesia.

Menurut Airlangga, industri otomotif di Indonesia kini telah berkembang pesat, dengan menjadi basis produksi kendaraan jenis MPV, truk, dan get. Pemerintah Indonesia juga memiliki harapan-harapan yang tinggi untuk ekspor mobil di negara ini (karena dapat menghasilkan tambahan pendapatan devisa), terutama menjelang implementasi MEA, yang akan mengubah wilayah ASEAN menajdi satu pasar dan area produksi tunggal. MEA akan membuka kesempatan-kesempatan bagi para eksportir untuk meningkatkan perdagangan regional. Sekertaris Umum Gabungan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO), Kukuh Kumara mengatakan pembangunan infrastruktur jalan berperan penting mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk pula penjualan kendaraan.

Namun, menurut beberapa seorang penggemar otomotif Indonesia menjadi transisi yang luar biasa, karena berubahnya menjadi tempat produksi otomotif untuk di ekspor ke beberapa negara di benua Asia Tenggara. Namun Indonesia menjadi industry manufaktur mobil tersebar di asia tenggara setelah Thailand yang menguasai sekitar 50 % dari produksi mobil di wilayah ASEAN. Ekonomi yang terus tumbuh serta potensi pasar yang besar menjadikan Indonesia sebagai jantung pasar otomotif ASEAN.