Uncategorized

Jenis meteran air, tergantung cara kerjanya

Meteran Air sangat penting untuk air minum sehingga penggunaan air secara terus menerus dapat dimonitor untuk mendapatkan rekening tagihan bulanan yang benar, selain itu juga dapat memantau dan mengontrol penggunaan air pelanggan sesuai dengan kebutuhan airnya. Jenis meteran air dibagi menjadi:

sebuah. Perpindahan Positif (Volume)
Kelompok pengukur ini memiliki tingkat keakuratan yang sangat tinggi, termasuk pengukur Kelas C. Keunggulan dari pengukur jenis ini adalah mudah dibaca, tanpa keahlian khusus, dan mampu membaca di bawah aliran tekanan rendah. Meteran jenis ini cocok untuk pelanggan domestik dan pelanggan industri kecil. Selain itu, meteran jenis ini dapat dipasang di semua posisi. Kekurangan dari meteran jenis ini adalah biasanya sangat sensitif terhadap kotoran atau pasir, selain itu tidak dapat mengalir dengan banyak tekanan. Meteran jenis ini bisa juga disebut dengan pengukur volumetrik, karena mekanik memindahkan nomor pengukur berdasarkan ukuran ruangan yang ditentukan oleh ukuran pabrik. Meteran air jenis ini terbagi menjadi 2:

  1. Penghitung Nut Tablet.
    Meteran jenis ini memiliki pelat berbentuk dial di dalam badan pengukur. Disk ini membutuhkan ruang yang dihitung. Disk ini berputar saat air memasuki material. Disk ini dihubungkan ke alat perekam meteran dengan tongkat atau tuas untuk merekam konsumsi air. Tampilan ini menunjukkan peningkatan penetrasi air dan pencatatan pada meteran.
  2. Lengkapi piston
    Berbeda dengan tipe penghitung cakram, penghitung piston terdiri dari jenis ember atau sendok yang berputar saat air mengalir. Air akan masuk melalui lubang masuk dan mengisi ember, yang langsung disaring dan disalurkan melalui saringan di bagian belakang ember. Transfer pergerakan bucket mekanis ini yang terkait dengan nomor registrasi.
    Semakin cepat ember bergerak, semakin banyak air yang mengalir melaluinya. Biasanya meteran jenis ini dilengkapi dengan check valve agar air tidak mengalir secara terbalik. Filter di bucket sangat kecil, sehingga meteran ini mudah ditumpuk saat diampelas.

B.Tidak ada perpindahan (tidak ada volume)
Meter tanpa displacement adalah kebalikan dari meteran dengan displacement positif. Ada beberapa jenis:

  1. Speedometer.
    Meteran jenis ini menggunakan pengubah air sebagai penggerak mekanis pada meteran dan dikaitkan dengan nomor registrasi meteran. Kecepatan air berubah menjadi jumlah yang terbaca di log meteran halus. Ada beberapa jenis spedometer:

sebuah. Pesawat sederhana dan banyak.
Kecepatan air menggerakkan impeler di dalam penghitung dan berputar untuk menggerakkan roda gigi mekanis dan register meteran diarahkan. Perbedaan antara pesawat jet tunggal dan multi-jet adalah apakah satu pesawat hanya memiliki satu inlet port dengan meter yang dibangun sehingga air yang masuk hanya mencapai satu sisi impeller dan sepanjang outlet. Alat ukur ini mampu membaca pada aliran air rendah (low flow), termasuk meter kelas C.
Sementara alat ukur multi-jet memiliki housing yang mengelilingi rotor dan memiliki dua sisipan dan dua lubang ejeksi pada housing, lubang ini dibuat agar rotor dapat berputar. Secara umum, meteran jenis ini lebih mampu bergerak di air berpasir.
Meteran air turbin B
Meteran jenis ini ditemukan oleh Reinhard Waltman. Pengukur ini memiliki beberapa kipas atau bagian yang berputar yang dihubungkan ke poros poros. Cara kerja pengukur ini sama dengan speedometer, yaitu menggunakan kecepatan air untuk memutar kipas yang diteruskan ke perekam untuk diubah menjadi volume atau kubik. Ada tipe vertikal dimana poros kipas ditambahkan secara vertikal, biasanya digunakan pada aliran turbulen, dan meteran dibuat sedemikian rupa sehingga aliran tidak langsung mencapai kipas / kipas. Hal ini memungkinkan meteran untuk menerima semua jenis aliran air sehingga pembacaan meter lebih akurat. Pengukur tipe Voltmann vertikal ini juga disebut tipe Voltmag.